Jacquet ke Liverpool Resmi, Musim Panas 2026. Liverpool FC resmi mengumumkan kesepakatan transfer Jeremy Jacquet dari Stade Rennais pada 2 Februari 2026, menjelang akhir jendela transfer musim dingin. Bek tengah berusia 20 tahun asal Prancis ini akan menyelesaikan sisa musim 2025/26 bersama Rennes sebelum bergabung ke Anfield pada musim panas 2026. Deal ini bernilai sekitar £55 juta plus £5 juta add-ons, menjadikannya salah satu transfer termahal untuk bek tengah muda di Premier League. Jacquet, yang dipandang sebagai talenta potensial besar di Eropa, menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2031 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Langkah ini bagian dari rencana Arne Slot dan Richard Hughes untuk memperkuat lini belakang jangka panjang, terutama dengan ketidakpastian masa depan Ibrahima Konate. REVIEW WISATA
Detail Kesepakatan dan Proses Transfer: Jacquet ke Liverpool Resmi, Musim Panas 2026
Liverpool kalahkan persaingan dari Chelsea dan klub lain seperti Real Madrid yang sempat tertarik. Negosiasi berjalan intens di akhir jendela, dengan Rennes awalnya minta harga tinggi karena Jacquet punya potensi tinggi. Kesepakatan akhir mencapai £60 juta total, dan Jacquet langsung jalani medical di Manchester sebelum deal diumumkan. Pemain Prancis U-21 ini akan tetap di Rennes hingga akhir musim untuk akumulasi menit bermain, sebelum pindah permanen 1 Juli 2026. Liverpool lihat Jacquet sebagai investasi masa depan—tinggi, kuat duel udara, bagus dalam build-up play, dan punya kecepatan recovery. Ia sudah tampil solid di Ligue 1 musim ini, membantu Rennes di papan tengah atas. Kontraknya hingga 2031 beri kestabilan, dan opsi tambahan tahun tunjukkan keyakinan klub atas potensinya.
Alasan Liverpool dan Profil Jacquet: Jacquet ke Liverpool Resmi, Musim Panas 2026
Lini belakang Liverpool butuh penguatan jangka panjang. Dengan Virgil van Dijk sudah berusia 34 dan Konate sering cedera plus potensi hengkang gratis musim panas ini, Jacquet jadi solusi ideal. Slot ingin bek muda yang bisa berkembang di sistem high-pressing dan possession-based. Jacquet, lahir 2005, punya atribut fisik dan teknis yang cocok: tinggi 1,90 m, kuat duel, bagus distribusi bola, dan pengalaman kompetitif di Rennes sejak debut senior. Ia sering disebut sebagai salah satu bek muda terbaik Prancis, dengan kemampuan membaca permainan dan kontribusi di kedua sisi lapangan. Transfer ini lebih mahal dibanding opsi lain seperti Marc Guehi, tapi Liverpool pilih Jacquet karena usia lebih muda dan potensi lebih tinggi. Ini juga tunjukkan strategi klub: investasi besar untuk talenta muda daripada nama mapan.
Dampak bagi Liverpool dan Rennes
Bagi Liverpool, akuisisi ini beri kedalaman dan suksesi di bek tengah. Jacquet bisa langsung bersaing dengan Joe Gomez, Jarell Quansah, dan yang lain saat tiba musim panas. Ini bagian dari rebuild defensif pasca-era Klopp, dengan Slot fokus pada pemain yang fit filosofinya. Rennes dapat dana besar untuk reinvestasi, meski kehilangan salah satu aset terbaik mereka. Jacquet sendiri disebut “honoured” bergabung dengan Liverpool, klub besar dengan sejarah juara. Fans Reds antusias, lihat ini sebagai langkah ambisius untuk masa depan. Dengan transfer ini, Liverpool tutup jendela musim dingin dengan perencanaan jangka panjang yang solid, siap bersaing di Premier League dan Eropa musim depan.
Kesimpulan
Jeremy Jacquet resmi bergabung dengan Liverpool pada musim panas 2026 setelah kesepakatan £60 juta dengan Rennes. Transfer bek tengah muda ini jadi salah satu highlight deadline day Februari 2026, tunjukkan ambisi The Reds untuk masa depan defensif. Jacquet akan selesaikan musim di Ligue 1 sebelum pindah ke Anfield Juli nanti, dengan kontrak jangka panjang hingga 2031. Langkah ini beri solusi jangka panjang bagi lini belakang, dan penggemar bisa menantikan debutnya musim depan. Liverpool terus bangun skuad kompetitif di bawah Arne Slot, dan nama Jacquet tambah kualitas talenta muda di Merseyside.