Persija Jakarta Berambisi Balas Kekalahan Sebelumnya. Di pekan ke-22 BRI Liga 1 2025/2026 yang akan dimulai akhir Februari 2026, Persija Jakarta bersiap menghadapi laga penting melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Pertandingan ini bukan sekadar tiga poin biasa—Macan Kemayoran datang dengan ambisi besar untuk membalas kekalahan 1-2 di leg pertama musim ini pada Oktober 2025 di Jakarta. Saat itu, gol kemenangan Bali dicetak di injury time setelah Persija sempat unggul lebih dulu. Kini, dengan 47 poin dari 21 laga—14 menang, 5 seri, 2 kalah—Persija berada di posisi ketiga klasemen, tertinggal tiga poin dari runner-up Borneo FC dan empat poin dari pemuncak Persib Bandung. Kemenangan tandang di Bali bisa mendekatkan mereka ke puncak, sekaligus membuktikan bahwa kekalahan sebelumnya hanyalah kesalahan sementara. Tim asuhan pelatih mereka siap tampil all-out untuk mengambil poin penuh dan menjaga asa juara. BERITA TERKINI
Kondisi Klasemen dan Motivasi Balas Dendam: Persija Jakarta Berambisi Balas Kekalahan Sebelumnya
Persija memasuki laga ini dalam performa stabil. Dari 10 pertandingan terakhir, mereka meraih 7 kemenangan, 2 seri, dan hanya 1 kekalahan—catatan terbaik di antara tim papan atas selain Persib. Selisih gol +23 menunjukkan kekuatan serangan yang tajam, dipimpin striker asing dan kontribusi gelandang seperti Riko Simanjuntak serta Marselino Ferdinan yang kembali fit. Kekalahan 1-2 dari Bali United di putaran pertama meninggalkan rasa kecewa: Persija mendominasi possession tapi gagal menutup peluang, sementara Bali memanfaatkan kesalahan individu di belakang. Hasil itu membuat Persija kehilangan poin penting di kandang sendiri, dan kini mereka ingin membalikkan narasi di markas lawan. Bali United sendiri sedang dalam tren positif dengan 28-30 poin di papan tengah, tapi Persija punya rekor tandang bagus musim ini—hanya kalah dua kali dari delapan laga away. Motivasi balas dendam ini jadi bahan bakar ekstra bagi skuad Macan Kemayoran untuk tampil lebih tajam dan disiplin.
Strategi dan Kunci Kemenangan di Gianyar: Persija Jakarta Berambisi Balas Kekalahan Sebelumnya
Untuk membalas kekalahan sebelumnya, Persija kemungkinan akan menerapkan pendekatan agresif sejak menit awal. Formasi 4-2-3-1 favorit mereka akan dimodifikasi dengan pressing tinggi untuk memutus alur Bali yang mengandalkan counter dan set-piece. Kunci utama ada di lini tengah: kontrol bola dari gelandang bertahan dan kreativitas Marselino serta Riko harus ditingkatkan agar tidak mudah kehilangan bola seperti di pertemuan pertama. Di depan, striker harus lebih klinis—Persija mencatatkan banyak peluang tapi konversinya perlu ditingkatkan. Pertahanan dipimpin bek tengah berpengalaman untuk menutup ruang bagi penyerang Bali yang cepat. Laga di Gianyar selalu sulit karena faktor cuaca panas dan dukungan tuan rumah, tapi Persija punya pengalaman mengatasi itu di musim-musim sebelumnya. Strategi cadangan adalah memanfaatkan bola mati dan transisi cepat—area di mana mereka unggul dibandingkan Bali. Jika bisa unggul cepat, Bali kemungkinan tertekan dan membuka ruang lebih banyak. Pelatih menekankan fokus pada detail kecil yang jadi penyebab kekalahan sebelumnya: konsentrasi 90 menit penuh dan tidak memberi celah di injury time.
Dampak Potensial dan Ekspektasi Pendukung
Kemenangan atas Bali United akan memberi dampak besar bagi Persija. Secara matematis, tiga poin bisa menyamakan atau bahkan melampaui Borneo FC jika tim lain tergelincir. Secara psikologis, balas dendam sukses akan meningkatkan kepercayaan diri menuju laga-laga krusial berikutnya, termasuk derby Jakarta dan pertemuan ulang dengan Persib. Pendukung Macan Kemayoran yang selalu vokal di media sosial dan grup suporter menanti penampilan heroik—mereka ingin melihat tim membuktikan bahwa kekalahan Oktober lalu bukan akhir dari ambisi juara. Bali, di sisi lain, ingin mempertahankan momentum kandang dan mengganggu persaingan papan atas. Duel ini diprediksi sengit dengan skor tipis, tapi Persija punya peluang lebih besar jika menjaga disiplin dan memanfaatkan pengalaman.
Kesimpulan
Persija Jakarta datang ke Gianyar dengan ambisi jelas: membalas kekalahan 1-2 dari Bali United di putaran pertama dan mengamankan tiga poin penting untuk mendekati puncak klasemen. Dengan performa stabil, kekuatan serangan, dan motivasi tinggi, Macan Kemayoran siap menunjukkan bahwa mereka adalah kandidat serius gelar BRI Liga 1 2025/2026. Di akhir Februari 2026, laga ini bisa jadi titik balik—membuktikan bahwa Persija tidak hanya kuat di kandang, tapi juga mampu menang di markas sulit. Pendukung menanti hasil positif yang membawa semangat juara kembali ke Jakarta. Saatnya Macan Kemayoran mengaum dan membalikkan sejarah pertemuan terakhir.